{"id":61,"date":"2010-03-23T16:16:04","date_gmt":"2010-03-23T09:16:04","guid":{"rendered":"http:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/?p=61"},"modified":"2010-03-23T16:27:51","modified_gmt":"2010-03-23T09:27:51","slug":"61","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/?p=61","title":{"rendered":"HIDUPMU SANGAT DIBERKATI"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>HIDUPMU SANGAT DIBERKATI<\/em><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Pernah nggak sih kamu ngerasain kalo hidup itu bener-bener \u2018bad\u2019 dan  nggak berarti lagi dan berharap, coba kalo kita bisa ada di kehidupan  yang lain! Saya akui, saya cukup sering merasa begitu.<\/p>\n<p>Saya pikir, hidup ini kayanya cuma nambahin kesulitan-kesulitan saya  aja! \u2018Kerja menyebalkan\u2019, hidup tak berguna\u2019, dan nggak ada sesuatu yang  beres!<\/p>\n<p>Tapi semua itu berubah\u2026 sejak kemarin\u2026<\/p>\n<p>Pandangan saya tentang hidup ini benar-benar telah berubah! Tepatnya  terjadi setelah saya bercakap-cakap dengan teman saya. Ia mengatakan  kepada saya bahwa walau ia mempunyai 2 pekerjaan dan berpenghasilan  sangat minim setiap bulannya, namun ia tetap merasa bahagia dan  senantiasa bersukacita.<\/p>\n<p>Saya pun jadi bingung, bagaimana bisa ia bersukacita selalu dengan  gajinya yang minim itu untuk menyokong kedua orangtuanya, mertuanya,  istrinya, 2 putrinya, ditambah lagi tagihan-tagihan rumah tangga yang  numpuk!<\/p>\n<p>Kemudian ia menjelaskan bahwa itu semua karena suatu kejadian yang ia  alami di India. Hal ini dialaminya beberapa tahun yang lalu saat ia  sedang berada dalam situasi yang berat.<\/p>\n<p>Setelah banyak kemunduran yang ia alami itu, ia memutuskan untuk  menarik nafas sejenak dan mengikuti tur ke India. Ia mengatakan bahwa di  India, ia melihat tepat di depan matanya sendiri bagaimana seorang ibu  MEMOTONG tangan kanan anaknya sendiri dengan sebuah golok!!<\/p>\n<p>Keputusasaan dalam mata sang ibu, jeritan kesakitan dari seorang anak  yang tidak berdosa yang saat itu masih berumur 4 tahun! terus  menghantuinya sampai sekarang.<\/p>\n<p>Kamu mungkin sekarang bertanya-tanya, kenapa ibu itu begitu tega  melakukan hal itu? Apa anaknya itu \u2019so naughty\u2019 atau tangannya itu  terkena suatu penyakit sampai harus dipotong? Ternyata tidak!<\/p>\n<p>Semua itu dilakukan sang ibu hanya agar anaknya dapat \u2026MENGEMIS\u2026!<\/p>\n<p>Ibu itu sengaja menyebabkan anaknya cacat agar dikasihani orang-orang  saat mengemis di jalanan! Saya benar-benar tidak dapat menerima hal  ini, tetapi ini adalah KENYATAAN!<\/p>\n<p>Hanya saja hal mengerikan seperti ini terjadi di belahan dunia yang  lain yang tidak dapat saya lihat sendiri!<\/p>\n<p>Kembali pada pengalaman sahabat saya itu, ia juga mengatakan bahwa  setelah itu ketika ia sedang berjalan-jalan sambil memakan sepotong  roti, ia tidak sengaja menjatuhkan potongan kecil dari roti yang ia  makan itu ke tanah. Kemudian dalam sekejap mata, segerombolan anak  kira-kira 6 orang anak sudah mengerubungi potongan kecil dari roti yang  sudah kotor itu\u2026 mereka berebutan untuk memakannya! (suatu reaksi yang  alami dari kelaparan).<\/p>\n<p>Terkejut dengan apa yang baru saja ia alami, kemudian sahabatku itu  menyuruh guidenya untuk mengantarkannya ke toko roti terdekat.<\/p>\n<p>Ia menemukan 2 toko roti dan kemudian membeli semua roti yang ada di  kedua toko itu! Pemilik toko sampai kebingungan, tetapi ia bersedia  menjual semua rotinya. Kurang dari $100 dihabiskan untuk memperoleh 400  potong roti (jadi tidak sampai $0,25 \/ potong) dan ia juga meng-  habiskan kurang lebih $ 100 lagi untuk membeli barang keperluan  sehari-hari. Kemudian ia pun berangkat kembali ke jalan yang tadi dengan  membawa satu truk yang dipenuhi dengan roti dan barang-barang keperluan  sehari-hari kepada anak-anak (yang kebanyakan CACAT) dan beberapa  orang-orang dewasa disitu! Ia pun mendapatkan imbalan yang sungguh tak  ternilai harganya, yaitu kegembiraan dan rasa hormat dari orang-orang  yang kurang beruntung ini!<\/p>\n<p>Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasa heran bagaimana  seseorang bisa melepaskan kehormatan dirinya hanya untuk sepotong roti  yang tidak sampai $ 0,25! Ia mulai bertanya-tanya pada dirinya sendiri,  betapa beruntungnya ia masih mempunyai tubuh yang sempurna, pekerjaan  yang baik, juga keluarga yang hangat. Juga untuk setiap kesempatan  dimana ia masih dapat berkomentar mana makanan yang enak, mempunyai  kesempatan untuk berpakaian rapi, punya begitu banyak hal dimana  orang-orang yang ada di hadapannya ini AMAT KEKURANGAN!<\/p>\n<p>Sekarang aku pun mulai berpikir seperti itu juga! Sebenarnya, apakah  hidup saya ini sedemikian buruknya? TIDAK, sebenarnya tidak buruk sama  sekali!! Nah, bagaimana dengan kamu?<\/p>\n<p>Mungkin di waktu lain saat kamu mulai berpikir seperti aku, cobalah  ingat kembali tentang seorang anak kecil yang HARUS KEHILANGAN sebelah  tangannya hanya untuk mengemis di pinggir jalan!<\/p>\n<p>Kembali kita introspeksi diri kita sendiri, kita sudah diberikan kesempatan kuliah sesuai dengan kemauan kita, diberi tiap hari makanan yang secukupnya&#8230; diberikan orang tua yang sayang pada kita&#8230;diberikan segala fasilitas yang ada&#8230;.apa kita bersyukur? Ya&#8230;.kita mungkin memang telah bersyukur, setelah itu?? hanya bersyukurkah kita?? nothing special that we can do for God???<\/p>\n<p>&#8220;Iya, gue memang bersyukur koq dengan apa yang gw punya sekarang&#8221; cuma itu yang bisa kalian lakukan? Teman sadarlah saudara kita di sana membutuhkan uluran tangan kita, mereka tidak seberuntung kita yang bisa merasa kenyang tiap harinya&#8230;<\/p>\n<p>Kadang kita melihat pengamen, anak punk, pengemis dengan sebelah mata&#8230;kita pikir mereka hanya pura-pura tidak punya, kita pikir mereka hanya malas bekeja&#8230;.Teman mungkin hal itu benar tapi tidak sepenuhnya benar&#8230;.Ada hak apa kita menilai orang lain dengan pandanagn seperti itu? siapa tau mereka benar-benar membutuhkan uang untuk mereka makan sehari-hari&#8230;.<\/p>\n<p>Berikan saja apa yang sesuai dengan kemampuanmu untuk membantu mereka, kalau mereka bohong atau tidak itu urusan mereka dengan Tuhan, yang pasti kita telah menolongnya dengan kasih kita terhadap sesama kita sebagai wujud dari rasa syukur kita&#8230;.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong>&#8220;Bersyukurlah kawan karena apa yang sudah kalian miliki dan berbagilah dengan sesamamu&#8230; ^_^&#8221;<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HIDUPMU SANGAT DIBERKATI Pernah nggak sih kamu ngerasain kalo hidup itu bener-bener \u2018bad\u2019 dan nggak berarti lagi dan berharap, coba kalo kita bisa ada di kehidupan yang lain! Saya akui, saya cukup sering merasa begitu. Saya pikir, hidup ini kayanya cuma nambahin kesulitan-kesulitan saya aja! \u2018Kerja menyebalkan\u2019, hidup tak berguna\u2019, dan nggak ada sesuatu yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2751,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6045],"tags":[6046],"class_list":["post-61","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-mirror","tag-hidupmu-sangat-diberkati"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2751"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=61"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69,"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions\/69"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=61"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=61"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/guardianangel.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=61"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}